Sebaran.com, Maros — Usai terjadinya peristiwa mencekam di Ruko Sanggalea, Kelurahan Taroda, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, polisi gencar memburu pelaku kasus pembunuhan dan perampokan yang menewaskan pemilik ruko Makmur (53 tahun) dan putranya Abdillah Makmur (27 tahun). Uswatul Hasanah, anak perempuan korban yang menjadi saksi utama, mengakui telah menghubungi polisi dan ambulance segera setelah mengetahui kejadian tragis tersebut.

Meski belum ada klarifikasi resmi terkait jumlah anggota keluarga Makmur dan Narti, istri Makmur, namun pengakuan Uswatul Hasanah memberikan indikasi bahwa pasangan tersebut memiliki tiga anak. Dengan tegas, Kapolres Maros AKBP Awaluddi Amin, S.I.K., menyampaikan bahwa polisi berusaha mengidentifikasi dan memburu pelaku kasus ini.

“Dugaan sementara kasus ini adalah perampokan, dan polisi sedang berupaya mengungkap pelakunya. Doakan kami segera mengungkap pelakunya,” ujar Kapolres Awaluddin Amin. Beliau juga menegaskan bahwa polisi masih fokus melakukan evakuasi jenazah korban ke rumah sakit, serta akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap keduanya.

Kasus ini, yang saat ini diklasifikasikan sebagai curas (pencurian dengan kekerasan), masih menyisakan misteri terkait motif sebenarnya. Kapolres Maros meminta doa dan dukungan masyarakat untuk membantu polisi dalam mengungkap kebenaran di balik peristiwa tragis ini.

“Teman dari Polres Maros, Polsek Turikale, dan juga langsung dibantu Resmob Polda Sulsel langsung melakukan olah TKP hingga saat ini,” jelas Kapolres Awaluddin Amin. Sementara proses penyelidikan terus berlanjut, masyarakat Maros dan sekitarnya diharapkan untuk tetap tenang dan memberikan dukungan kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. (*)

Dapatkan berita terbaru di Sebaran.com